JOMBANG, KORAN-K.com – Hingga berita ini ditulis, Jumat (26/4/2024), informasi tentang mamin apa yang dibeli Satpol PP dari penyedia katalog Warung Bu Sayyidah, belum berhasil didapatkan.
Data katalog hanya menyebut Satpol PP telah melakukan transaksi pembelian sebanyak 10 kali dengan penyedia yang beralamat di Jalan Kusuma Bangsa nomer 36 Jombang itu. Total kontraknya mencapai Rp 146.990.000.
Sementara itu, hingga memasuki pekan ketiga, pemeriksaan oleh Inspektorat tercatat belum mengabarkan apa-apa. Padahal sebelumnya, salah satu anggota Satpol PP mengaku hanya mendapatkan satu botol air mineral setiap hari.
“Jika benar yang dibeli Satpol PP dari Warung Bu Sayyidah cuma air mineral saja, maka potensi kerugian negara bisa mencapai Rp 92 juta, “tegas Pentolan LSM dengan mimik serius.
Ia lantas mengurai pendapatnya itu dengan pendekatan matematika tingkat dasar. “Dalam hal ini kita ikuti petunjuk Kasatpol PP yang menyebut jumlah anggota yang mendapat jatah mamin harian atau mamin ketahanan tubuh adalah 104 orang, “ujarnya.
Maka, sambungnya, 104 orang dikalikan 22 hari kerja dalam satu bulan ketemu angka 2.288. setelah itu, dikalikan 12 bulan dalam setahun muncul angka 27.456. Angka ini sekaligus mewakili jumlah botol air mineral yang diperlukan dalam setahun.
“Dengan asumsi satu botol air mineral bertarif Rp 2 ribu, maka anggaran yang diperlukan untuk pembelian 27.456 botol air mineral adalah Rp 54.912.000. Padahal nilai kontrak mencapai Rp 146.990.000. Dengan demikian, ada Rp 92 juta yang diduga raib, “tandasnya.
Ia mengaku patokan tarif Rp 2 ribu untuk sebotol air mineral bukanlah asal asumsi. Tetapi, itu didasarkan pada perbandingan harga pasar katalog atau bahkan pasar belanja online secara umum seperti Shopee, misalnya.
Penelusuran pada katalog lokal Jombang menunjukkan, sedikitnya ada 5 penyedia yang bermain di air mineral. Yakni CV Faskho Persada, CV Hutama Perkasa, CV Maheswara Jaya, Andhika Catering, dan Alika Catering. Dari kelima itu, Alika Catering berbandrol paling murah, yaitu Rp 55 ribu untuk Aqua dos 600 ml isi 24 botol.
Pasar belanja online Shopee juga merujuk angka serupa atau sedikitnya berbanding lurus. Air mineral merk Aqua 600 ml isi 24 botol dibandrol mulai Rp 48 ribu hingga Rp 51 ribu. Sedang merk Le Mineral dibandrol Rp 49.500 hingga Rp 54 ribu.
“Tarif Rp 2 ribu per botol itu adalah angka realistis setelah dilakukan negoisasi harga. Tapi potensi kerugian Rp 92 juta itu berlaku untuk air mineral 600 ml. Jika yang dibeli ternyata 1500ml, kisaran kerugian negara separoh dari itu, “tegasnya.
Pertanyaan besarnya adalah, tutur Sumber, bagaimana bisa Satpol PP melakukan transaksi dengan Warung Bu Sayyidah yang secara katalog tidak berjualan air mineral? (Sebagaimana data katalog, Warung Bu Sayyidah diketahui hanya berjualan 4 varian kue kotak dan 2 varian nasi kotak).
“Sebaliknya, jika yang dibeli dari Warung Bu Sayyidah ternyata bukan hanya air mineral tetapi salah satu dari 6 varian yang disediakan, lalu kenapa muncul pengakuan anggota hanya diberikan air mineral dan itu tidak pernah dibantah? “ujarnya. (din)













