Example floating
Example floating
Laporan Utama

Potret Buram Katalog Jombang (7): BELANJA MAMIN DISNAKER DISEBUT BERAROMA JANGGAL

0
×

Potret Buram Katalog Jombang (7): BELANJA MAMIN DISNAKER DISEBUT BERAROMA JANGGAL

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Mamin Nasi Kotak. (Gambar: Istimewa)

JOMBANG, KORAN-K.com      –      Sejumlah kegiatan rapat yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Jombang tahun anggaran 2023 lalu, disebut menyisakan aroma janggal.

Dimana untuk sekali rapat, jumlah peserta yang terlibat diduga mecapai 190 orang hingga 210 orang, atau rata-rata sekali rapat melibatkan 200 peserta. “Rapat apakah ini? Sepertinya ada yang janggal, “ujar Pentolan LSM Jombang.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun anggaran 2023 lalu, Dinas Tenaga Kerja Pemkab Jombang tercatat melangsungkan belanja mamin rapat dengan kode RUP 44480366 senilai pagu Rp 75.560.000. 

Sementara pada pelaksanaan kalatog, paket epurchasing ini tercatat dilangsungkan dalam 7 kali transaksi pembelian dengan total kontrak senilai Rp 65.550.000.

Yakni 3 transaksi masing-masing senilai kontrak Rp 9.975.000, kemudian 3 transaksi masing-masing senilai kontrak Rp 9.025.000, serta satu transaksi senilai kontrak Rp 8.550.000. 

Jika kontrak senilai Rp 9.975.000 dibelikan paket nasi kotak dan kue kotak tarif tertinggi yaitu Rp 47.500 per paket, tutur Pentolan LSM, maka jumlah konsumsi rapat yang tersedia mencapai 210 paket, atau dengan kata lain belanja mamin disiapkan untuk 210 peserta. 

Sedang jika kontrak senilai Rp 9.025.000 dibelikan paket mamin yang sama, sambungnya, maka jumlah konsumsi yang tersedia mencapai 190 paket. Untuk kontrak senilai Rp 8.550.000, jumlah peserta rapat adalah 180 orang. 

“Itu kalau konsumsi yang disediakan berupa paket nasi kotak dan kue kotak dengan tarif tertinggi, bagaimana jika yang disediakan bukan tarif tertinggi atau kurang dari Rp 47.500? Tentu jumlah peserta rapat akan lebih banyak lagi, “sorotnya.  

Pertanyaannya, sambung dia, rapat kerja apa melibatkan peserta sebanyak itu? Jika itu terkait dengan pelatihan kerja, misalnya, kenapa paket ini berbunyi mamin rapat dan bukan mamin pelatihan kerja? 

Berikutnya, belanja mamin penambah daya tahan tubuh atau lazim disebut mamin harian tahun anggaran 2023 juga memicu pertanyaan. Sebab, tuturnya, paket ini tercatat mulai dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Lantas, bagaimana untuk bulan-bulan sebelumnya? 

Berdasarkan data sirup, paket ini dipagu Rp 66.000.000. Sedang pada pelaksanaan katalog, paket ini terjadi kontrak diangka Rp 50.240.000. 

Memang, tegas Pentolan LSM, pada serah terima paket tanggal 28 Juni 2023, nilai kontrak pembelian tembus Rp 19.960.000 atau setara 4 kali nilai belanja bulanan. Hanya masalahnya, kenapa kontrak dan serah terima paket berlangsung pada bulan Juni? sergahnya.

Merujuk data katalog, paket mamin ketahanan tubuh Disnaker terjadi kontrak dan serah terima pada 28 Juni 2023 senilai Rp 19.960.000, kemudian pada 1 Agustus 2023 senilai Rp 5.200.000, disusul pada 11 September 2023 senilai Rp 5.500.000. 

Juga, pada 6 Oktober 2023 senilai kontrak Rp 4.460.000, lalu pada 16 November 2023 senilai kontrak Rp 5.280.000, serta 2 kali transaksi pada 21 dan 23 Desember 2023 dengan masing-masing kontrak senilai Rp 5.280.000 dan Rp 4.560.000. 

Sekretaris Dinas yang juga Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkab Jombang, Nikmatusolikhah, belum bersedia memberikan penjelasan saat dikonfirmasi pada Senin (13/5/2023) lalu. Ia hanya mengirimkan nomer telpon Nanik. “Maaf saya sedang Bimtek, “singkat Nanik, Senin (13/5/2023). (din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *