JOMBANG – Dugaan mark-up harga sebesar Rp 868 juta dipastikan salah. Itu, setelah PPK pengadaan alat kedokteran RSUD Jombang memastikan bahwa alat yang dibeli seharga Rp 2,3 milyar bukanlah AJC Steam Stelizer 500/-2D-343L and Acc sebagaimana disebut Sumber.
Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/4/2026), Pejabat Pembuat Komitmen RSUD Jombang Rofiul Amin yang didampingi Pejabat Pengadaan Ana, akhirnya menggelar seluruh dokumen pembelian alked diatas meja kerja untuk diperlihatkan kepada Koran-K.com.
Berdasarkan dokumen tersebut, alked seharga Rp 2,3 milyar yang dibeli dari PT Glomed Adinata Prima adalah SMEG Instrument Disinfection Washer WD7015, dan bukan AJC Steam Stelizer 5000-2D-343L and Acc yang sempat memicu dugaan mark-up harga.
Di lapak katalog, SMEG Instrument Disinfection Washer WD7015 dibandrol Rp 2.639.358.000. Tapi setelah dinego, harga kontrak jatuh diangka Rp 2.368.296.000. Itu pun sudah inklud dengan pajak pembelian.
Ana, pejabat pengadaan RSUD Jombang, menjelaskan SMEG Instrumemt Disinfection Washer WD7015 adalah mesin cuci canggih yang digunakan khusus untuk membersihankan alat-alat kedokteran paska operasi.
Alat ini, kata dia, mengalami kenaikan harga (bandrol katalog) dari Rp 2,3 di tahun 2025 menjadi Rp 2,6 di tahun 2026. “Tapi kami menegonya hingga harga kontrak kurang dari 2 milyar rupiah, “tuturnya sambil menunjuk angka kontrak pada dokumen pembelian.
Selain dokumen pembelian, Ana juga memperlihatkan sejumlah dokumen pendukung produk antaralain layanan pra instalasi dan garansi pemeliharaan selama 2 tahun. ” Tidak hanya itu, alat ini juga dilengkapi layanan maintenance sepanjang waktu tanpa tambahan biaya, “ujarnya.
Kenapa SMEG Instrument Disinfection Washer WD7015 yang dipilih? Karena alat ini, tegas Ana, mengantongi spesifikasi kecanggihan yang tidak dimiliki alat serupa yang lain. Bisa dibilang, alat ini menjadi satu-satunya yang memenuhi kebutuhan RSUD Jombang.
“Di kelas ini (SMEG Instrument Disinfection washer WD7015), tidak ada produk pembanding yang speknya benar-benar sama persis. Yang ada, hanya spek plus-minus. Jadi tidak bisa dibandingkan apple to apple, “terangnya.
Ana tidak menolak ketika belanja katalog pembelian SMEG Instrument Disinfection Washer WD7015 disebut tidak dilakukan secara mini kompetisi tapi negoisasi harga atau dengan kata lain penyedia ditunjuk langsung. Dan itu sah.
Sebagaimana regulasi katalog pemerintah, mekanisme negoisasi boleh dilakukan ketika lapak etalase hanya menampilkan satu produk yang dibutuhkan KLPD (Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah). Kuncinya, terpulang pada rasionalisasi dan kewajaran harga.
Nah, apakah SMEG Instrument Disinfection washer WD7015 yang dibeli RSUDJombang seharga Rp 2.368.296.000 sudah terbilang wajar dan rasional? Terhadap harga tersebut, parameter apa yang digunakan RSUD Jombang? (din)













