JOMBANG, KORAN-K.com – Dugaan bahwa proyek pembangunan lapangan futsal Desa Godong, Kecamatan Gudo, bersumber dari APBD Jombang tahun anggaran 2023 dipastikan benar adanya.
Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Pembangunan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pemkab Jombang, Evi Setyorini, kepada KORAN-K com, Kamis (4/7/2024).
Ditanya apakah proyek lapangan futsal Desa Godong bersumber dari anggaran APBD Jombang 2023, dan apakah benar nilai proyek sebesar Rp 850 juta, Evi Setyorini hanya melempar kalimat singkat melalui pesan whatsapp. “Iya pak, “tulisnya.
Ditanya lebih lanjut, apakah anggaran sebesar Rp 850 juta untuk pembangunan lapangan futsal yang secara konstruksi terbilang sederhana itu tidak kemahalan? Terhadap pertanyaan ini Evi memilih sikap diplomatis.
“Sebelum pencairan anggaran, kegiatan (proyek) tersebut sudah diverifikasi oleh Dinas tehnis, “tegasnya. Dengan kata lain, Evi seperti ingin menegaskan bahwa urusan RAB dan spesikasi pekerjaan bukanlah kewenangan DMPD.
Lantas, apa tugas DPMD sebagai leading sector? Apakah hanya fokus mengawasi pelaksanaan pekerjaan saja? “DPMD (hanya) melakukan verifikasi dokumen administrasinya, “pungkas Evi.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kamis (4/7/2024), Kepala Bidang Tata Bangunan Dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Jombang, Edi Yulianto, belum berhasil dikonfirmasi. Saat media ini mendatangi kantornya untuk konfirmasi, Edi disebut sedang tidak ada ditempat.
Terpisah, Kepala Bidang Persidangan DPRD Jombang yang menangani masalah pokir anggota dewan, Ina, tidak bersedia memberikan keterangan saat ditanya soal data Pokir 2023.
“Maaf, saya tidak bisa memberikan nggih, karena itu bukan kewenangan saya. Data Pokir DPRD lebih tepatnya njenengan minta ke Bappeda nggih, “tulis Ina melalui pesan whatsapp, Kamis (4/7/2024).
Kepala Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Jombang, Muhammad Nasrulloh, juga belum bisa memberikan angka pasti untuk serapan lapangan futsal desa Godong. “Saya posisi ndampingi pak Pj Bupati evaluasi jabatan di JKT, “jawabnya melalui pesan singkat, Kamis (4/7/2024).
Benarkah alokasi anggaran Rp 850 juta untuk lapangan futsal Desa Godong terbilang kemahalan? “Ya tinggal dibuktikan saja. Dan itu bisa diurai dari RAB yang dipatok. Yang jelas, gedung TPS3R yang konstruksinya hampir sama dengan lapangan futsal tersebut hanya menelan Rp 500 jutaan, “ujar Ketua LSM GeNah, Hendro Suorasetyo.
Selain itu, merujuk keterangan Kepala Bidang Pembangunan Desa DPMD Jombang, Evi Setyorini, bahwa anggaran lapangan futsal desa Godong berbasis APBD 2023, lalu kenapa pengerjaannya baru rampung pada 2024? Siapa terlibat konspirasi? (din)













