JOMBANG – Seorang Sumber menyebut, alat kedokteran (alked) seharga Rp 2.368.296.000 yang dibeli RSUD Jombang dari PT Glomed Adinata Prima diduga bernama AJC Steam Sterilizer AMARO 5000-2D-343L and Acc.
Pada etalase katalog, alat kedokteran dengan spek autoclave vertical 343L kelas rumah sakit besar yang dilengkapi fitur pintu otomatis, siklus tervalidasi, layar sentuh, dan standar eropa ini dibandrol Rp 2.457.528.900.
Dengan demikian harga kontrak hanya turun Rp 89.232.900 atau 4 persen dari harga bandrol. Pertanyaannya, benarkah alat kedokteran yang dibeli RSUD seharga Rp 2,3 milyar bernama AJC Steam Sterilizer AMARO 5000-2D-343L and Acc?
Padahal berdasarkan tren pasar, kata Sumber, harga AJC Steam Sterilizer AMARO 5000-2D-343L and Acc dipatok dikisaran Rp 500 juta hingga Rp 1,5 milyar tergantung konfigurasi (1 atau 2 pintu).
Harga tersebut, tuturnya, dipengaruhi banyak aspek antaralain biaya impor, pajak alkes (PPN 11%, PPh impor), biaya instalasi, juga biaya kalibrasi. “Berdasarkan tren pasar, harga tertinggi AJC Steam Sterilizer AMARO 5000-2D-343L and Acc adalah Rp 1,5 milyar, “yakinnya.
Dengan demikian, endusnya, pembelian AJC Steam Sterilizer AMARO 5000-2D-343L and Acc oleh RSUD Jombang diduga terjadi mark-up harga sebesar Rp 868.296.000 atau Rp 868 juta. Benarkah?
“Sederhana saja. Jika dugaan (mark-up harga) ini tidak benar, silahkan pihak RSUD Jombang buka dokumen negoisasi untuk membantahnya. Tapi ingat, harus dengan dokumen negoisasi, bukan sekedar omon-omon, “tegasnya.
Dituturkan Sumber, alat kedokteran yang diimpor dari produsen di Portugal, yaitu A.J Costa Irmaos Lda, memang mengantongi spek cukup mentereng. Yakni kelas premium, dan memiliki kapasitas 343L (chamber 70x70x70 cm).
Alat ini juga dilengkapi fitur pintu geser otomatis stainless Steel AISI 316L, layar sentuh warna, siklus tervalidasi (121-124°C, Bowie and Dick Test, Leak Test), sistem hemat energi, dan juga standar 93/42/CEE.
Soal kenapa paket ini dimenangkan PT Glomed Adinata Prima? Sumber menegaskan, bahwa berdasarkan dokumen izin edar, memang hanya PT Glomed Adinata Prima yang memegang izin impor AJC Steam Sterilizer AMARO 5000-2D-343L and Acc.
Sehingga pemenang diduga tidak dipilih melalui mini kompetisi, tetapi lewat jalur negoisasi harga. “Apapun dugaannya, silahkan RSUD Jombang buka dokumen negoisasi untuk memastikan dugaan penyimpangan terutama mark-up harga, tidak terjadi, “tegasnya.
Lalu, apakah RSUD Jombang bersedia membuka dokumen negoisasi pembelian alat kedokteran seharga Rp 2,3 milyar dari PT Glomed Adinata Prima? Ikuti terus beritanya hanya di Koran-K.com. (din)













