Example floating
Example floating
Laporan Utama

Transaksi Samar RSUD Jombang (2): Dipagu 13 M, Beli Alked Bak Kucing Dalam Karung

0
×

Transaksi Samar RSUD Jombang (2): Dipagu 13 M, Beli Alked Bak Kucing Dalam Karung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Istimewa

JOMBANG  –   Merujuk data sirup LKPP 2026, RSUD Jombang tercatat menetapkan satu paket bertajuk “pengeluaran alat kedokteran” senilai pagu Rp 13.898.565.799. Paket dengan kode rup 62031153 ini dilaksanakan secara epurchasing katalog.

Hingga memasuki awal Mei 2026, dokumen katalog baru mencatat ada 13 kali pembelian alat kedokteran (alked) dengan total kontrak mencapai Rp 7.763.801.113 atau Rp 7,7 milyar. Dari 13 transaksi, 7 diantaranya mengantongi kontrak cukup besar.

Yakni pembelian seharga Rp 2.368.296.000 dimenangkan PT Glomed Adinata Prima, pembelian seharga Rp 1.447.440.000 dimenangkan PT Tawada Healthcare, serta pembelian seharga Rp 989.546.338 dimenangkan GE Operations Indonesia.

Selanjutnya, pembelian senilai Rp 898.189.800 dimenangkan PT Comen Biomedical Indonesia, pembelian senilai Rp 606.000.000 dimenangkan IDS Medical Systems Indonesia, serta pembelian senilai Rp 519.889.734 dimenangkan Inti Buana Prima.

Juga, pembelian senilai Rp 511.821.000 dimenangkan PT LG Electronics Indonesia. Sedang 6 transaksi yang lain masing-masing jatuh diangka kontrak Rp 12.987.000, RP 13.886.937, Rp 20.868.000, Rp 15.207.000, Rp 123.804.960, serta Rp 235.863.900.

“Masalahnya, alat kedokteran tipe apa yang dibeli, berapa jumlah alat dan berapa harga satuannya, itu tidak disebut. Ruang samar ini, tentu saja memicu dugaan markup harga, kecuali RSUD Jombang bersedia membuka rinciannya, “sorot pegiat LSM.

Praktis, publik tidak pernah tahu alat kedokteran jenis apa yang beli seharga Rp 2,3 milyar dari PT Glomed Adinata Prima. Yang tahu itu, hanya pihak RSUD Jombang sendiri.

Merujuk etalase katalog PT Glomed Adinata Prima, diketahui ada sebanyak 103 alat kedokteran yang dibandrol mulai ratusan ribu rupiah, puluhan juta rupiah, ratusan juta rupiah, hingga milyaran rupiah.

Dari sekian itu, ada 5 alat kedokteran yang dibandrol milyaran rupiah. Yakni AJC Steam Sterilizer AMARO 500-2D-343L and Acc dengan bandrol Rp 2.457.528.900, juga AJC Steam Sterilizers AMARO 500 Vertical Sliding dengan bandrol Rp 2.922.341.400.

Kemudian, SMEG Instrument Disinfection Washer WD7015 dengan bandrol Rp 2.639.358.000. Serta SMEG Instrument Disinfection Washer WD6010 dan AJC Steam Sterilizers 21-404066 Masing-masing dibandrol Rp 1.398.111.600 dan Rp 1.513.263.000.

“Pertanyaannya, alat kedokteran yang mana yang dibeli RSUD Jombang? Apakah hanya satu alat dengan bandrol Rp 2 milyar lebih, ataukah 2 alat dengan bandrol Rp 1 milyar lebih? Tentu, jawabnya terpulang pada dokumen transaksi. Lantas, apakah RSUD Jombang bersedia membukanya? “tantang pegiat LSM.

Menurutnya, RSUD Jombang tidak punya pilihan selain membuka dokumen transaksi. “Itu demi memastikan pembelian alat kedokteran tidak terjadi mark-up harga dan juga permainan cashback. Jika tidak terbuka, ya berarti ada sesuatu, “tuturnya. (din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *