JOMBANG, KORAN-K.com – Banyaknya jalan rusak di musim hujan membuat Komisi C DPRD Jombang melayangkan protes kepada Pemkab untuk lebih tanggap menangani permasalahan tersebut.
Sebagaimana diketahui, kondisi jalan rusak hampir terjadi di seluruh di ruas antar Kecamatan dengan bobot yang bervariasi.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang, Miftahul Huda, meminta Pemkab Jombang lebih cepat dalam merespon keluhan warga dan juga para pengguna jalan
Juga, Pemkab Jombang diminta melakukan langkah nyata dan bukan sekedar retorika. Hal ini agar infrastruktur di Kabupaten Jombang kembali normal dalam rangka mendukung kegiatan perekonomian.
“Jalan Kabupaten dan ruas penghubung antar Kecamatan, harus segera ditambal. Untuk jalan Provinsi atau nasional, harus cepat berkoordinasi. Misal berkirim surat atau koordinasi. Jangan menunggu ada korban baru ada perbaikan, “tegasnya.
Politikus PKB ini meminta Pemkab Jombang segera melakukan identifikasi kerusakan jalan. Terutama jalan yang menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan.
“Dengan demikian ada prioritas penanganan. Untuk jalan yang terkondisi rusak parah harus didahulukan untuk segera diperbaiki, “tambahnya.
Miftahul Huda menyayangkan jalan rusak terus bermunculan di wilayah Kabupaten Jombang. Padahal pihaknya sudah berulang kali mendorong dan mengusulkan agar ada respon cepat oleh dinas terkait, terutama Dinas PUPR.
Sementara itu, menanggapi sorotan Dewan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang Agung Setiadji mengatakan, jika untuk tahun ini ada 44 ruas jalan yang akan direhabilitasi.
“Belum masuk lelang. Saat ini masih dilakukan review oleh Inspektorat Jombang dan saat ini dokumen HPS (Harga Perkiraan Sendiri) masih di-review pihak Inspektorat, “katanya.
Agung Setiadji menjelaskan, bahwa sampai saat ini Dinas PUPR Jombang masih melakukan perbaikan jalan dengan jenis penanganan lapis penetrasi (lapen) di sejumlah ruas. (red)













