JOMBANG, KORAN-K.com – Dalam kegiatan Bulaga (Bupati Melayani Warga) yang berlangsung di Desa Blimbing Kecamatan Gudo, Rabu (28/2/2024), Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan kabupaten Jombang membuka 2 layanan masyarakat.
Yaitu layanan konseling atau konsultasi bidang perikanan, serta layanan pasar murah untuk warga masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Pemkab Jombang, Nur Kamalia, dalam keterangan pers menegaskan bahwa dalam Bulaga kali ini pihaknya memberikan layanan konsultasi bidang perikanan kepada masyarakat Jombang, khususnya kawasan Blimbing dan Diwek.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Jombang juga membuka layanan konsultasi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).
“B2SA pada intinya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa yang disebut sumber energi itu tidak hanya sebatas pada beras, tetapi hal itu bisa juga didapatkan dari singkong atau komoditas yang lain. Dan itu perlu dibudidayakan, “papar Nur Kamalia.
Pada kesempatan Bulaga di Desa Blimbing, tutur Nur Kamalia, pihaknya juga menjual sejumlah komoditas olahan pangan seperti kripik lele, kripik singkong, serta abon berbahan ikan.
Khusus untuk layanan pasar murah, lanjut Kepala Dinas, pada kegiatan tahap pertama pihaknya menggandeng Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim untuk menyediakan beras murah sebanyak 4 ton.
Tidak hanya beras murah dengan harga subsidi dikisaran Rp 10.200, tetapi komoditas bahan pokok yang lain juga disediakan. Diantaranya adalah telur, minyak, bawang merah, bawah putih, dan komoditas lainnya.
Untuk menjawab tantangan dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Jombang akan terus melakukan operasi pasar murah.
Diantaranya pada 3 Maret nanti akan dilangsungkan gelar operasi pangan murah di acara Kenduri Durian, Wonosalam. Setelah itu, pada 6 Maret, akan digelar pasar murah secara serentak se Indonesia.
Tidak hanya itu, Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Pemkab Jombang juga menetapkan program inovasi bertajuk Pamurling atau Pasar Murah Keliling.
Pada program Pamurling ini, tegas Nur Kamalia, operasi pasar murah bakal dilakukan hingga jauh ke posok desa. Selain itu, setiap hari Jumat, layanan operasi pasar murah juga digelar dengan menggandeng Disdagrin Jombang.
Nur Kamalia juga menghimbau agar pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa membuat usulan terkait kebutuhan pangan masyarakat untuk disampaikan kepada Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Jombang. Terhadap hal ini, setiap usulan akan dilayani dengan baik.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya panic buying (kekacauan harga beras akibat ulah spekulan), Dinas Ketahan Pangan Dan Perikanan bersama Pj Bupati akan terus melakukan evaluasi kerja.
“Salah satunya ya kita pantau pergerakan distributor besar agar tidak melakukan timbunan beras. Intinya, Pemkab Jombang harus memastikan bahwa harga beras tetap stabil terutama menjelang datangnya bulan puasa, “tegas Nur Kamalia. (din)













