Example floating
Example floating
Laporan Utama

Mengawal Janji Kasi Pidsus Kejari Jombang (4): BANTAH ADA ORANG KUAT DIBALIK HERI SUSANTO

0
×

Mengawal Janji Kasi Pidsus Kejari Jombang (4): BANTAH ADA ORANG KUAT DIBALIK HERI SUSANTO

Sebarkan artikel ini
Suhartono Alias James Bond, Salah Satu Pentolan Aliansi LSM Jombang. (Foto: Koran-K.com)

JOMBANG, KORAN-K.com      –      Bak bola liar, hembusan isu tak sedap mulai menjalar kemana-mana. Tidak diketahui siapa yang pertama kali menghembuskan. Juga, tidak diketahui untuk apa isu itu dilempar.

Adalah Heri Susanto, penghuni ruko simpang tiga yang sukses membuyarkan skenario Pemkab soal penutupan komplek ruko simpang tiga itu, disebut dibekingi orang kuat di Jakarta. 

Tapi tidak jelas. Sosok orang kuat itu, kata Sumber, masih disamarkan. Guliran isu hanya menyebut, bahwa orang kuat itu berdiam di salah satu kutub kekuatan negeri ini. Ya, antara Mabes Polri atau Kejaksaan Agung.

Apapun itu, sambung Sumber, hembusan isu liar cukup sukses menjadikan publik Jombang mengernyitkan dahi. Antara percaya dan tidak. Namun, fakta yang muncul seperti menguatkan bahwa isu bukan sekedar isapan jempol.

Pemkab Jombang, misalnya. Dengan pemimpin berlatarbelakang BIN, tegas Sumber, ternyata tidak mampu juga menutup ruko yang dihuni Heri Susanto. Pemandangan ini cukup kontras saat ruko yang lain dengan mudah ditutup tanpa ada perlawanan.

Padahal langkah orang nomer satu di Pemkab Jombang itu terbilang benar. Sebagai pemegang SHPL aset simpang tiga, sambungnya, Pj Bupati memang berhak melakukan itu. Ditambah, upaya persuasif dalam bentuk memberi kesempatan membayar sewa ruko, juga sudah ditempuh. 

Tidak hanya terbilang tepat secara tindakan, tegas Sumber, keputusan Pj Bupati menutup ruko simpang tiga juga berbobot pertaruhan reputasi. Sebab, keputusan itu melibatkan simbol tertinggi negara, yaitu penerbitan surat berlogo burung Garuda. 

Toh itu berujung nihil. Sebab, kata Sumber, Heri Susanto menolak ditutup dan Pemkab tak berdaya menghadapi itu. Meski hanya personal, tapi Heri Susanto adalah simbol perlawanan. Sehingga kegagalan menutup “milik” Heri adalah kegagalan seluruhnya. 

“Maka, orang mulai percaya bahwa Heri memang ada orang kuat dibelakangnya. Bayangkan, sekelas Pj Bupati yang merupakan manifestasi BIN dibuat keok, “tutur Sumber seraya mengaku tidak tahu persis orang kuat itu ada atau tidak.

Sikap nyaris serupa juga dipertontonkan korp Adhiyaksa. Sebelum akhirnya penanganan perkara beralih tangan ke Kasi pidsus yang baru (Doddy Novalita SH, MH), proses penyidikan kasus ruko simpang tiga selama 2 tahun terakhir terkesan jalan di tempat. Berbagai dalih sibuk dijejalkan ke publik.

Hal demikian, tutur Sumber, telah memicu spekulasi bahwa korp Adhiyaksa tidak cukup nyali untuk tancap gas melakukan penetapan tersangka. Hal itu, salah satunya disebabkan karena ada bayang-bayang orang kuat dibalik Heri Susanto. 

Pada kesempatan audensi di gedung Kejari Jombang, Kamis (6/6/2024), pentolan Aliansi LSM Jombang Suhartono mengklarifikasi isu orang kuat itu kepada Kasi Pidsus Doddy Novalita. “Apa molornya kasus karena ada intervensi dari orang kuat Jakarta? “tanya James Bond, panggilan akrab Suhartono. 

Sejenak, Kasi Pidsus dan Kasi Intel Kejari Jombang saling berpandangan. Setelah itu, tawa kecil mengalir dari paras keduanya. “Kok saya ndak ngerti ya. Nggak tahu lah. Yang jelas, saat perkara ini saya tangani, intervensi dari orang yang disebut kuat itu tidak pernah ada. Nggak ada itu, “ujar Doddy. (din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *