MOJOKERTO, KORAN-K.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Khoirul Amin S. Sos, menegaskan pihaknya mendukung penuh langkah yang diambil Dinas Pendidikan Pemkab Mojokerto.
Langkah yang dimaksud adalah perbaikan terhadap sejumlah gedung sekolah rusak akibat cuaca hujan ekstrim, juga pembenahan ruang kelas yang belum layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Dukungan itu disampaikan Khoirul Amin setelah pihaknya mendapati sejumlah gedung sekolah terkondisi kurang layak akibat faktor usia, juga akibat cuaca ekstrim berupa hujan hebat disertai angin kencang.
Realisasi kegiatan peningkatan sarpras pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan ini terkait salah satu program 100 hari kerja Pemerintahan Mubarok atau Muhammad Al Barra dan Muhammad Rizal Oktavian.
Ditegaskan, langkah yang diambil Dinas Pendidikan Pemkab Mojokerto sudah terbilang tepat karena alokasi anggaran digunakan dengan sangat terukur dan menyasar kebutuhan prioritas.
Dengan pembenahan infrastruktur sekolah menuju fasilitas yang memadai, diharapkan kegiatan belajar mengajar siswa dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya bisa membuahkan prestasi.
Yakni prestasi akademik, juga prestasi kepribadian. Dimana selain pintar, seorang siswa juga diharapkan memiliki mental tangguh dalam mengejar prestasi dengan tetap menegedepankan akhlak yang terpuji.
“Kami berharap Pemerintah Daerah segera mengeksekusi rencana-rencana perbaikan di dunia pendidikan dengan baik dan terarah. Karena, pendidikan harus menjadi prioritas nyata dan bukan hanya janji politik, “ujarnya abah Amin sapaan akrabnya, Senin (19/5/2025).
“Kami juga mendukung suksesnya program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto dalam rangka Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur, “tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Lutfi Ariyono, AP., S.SoS., M.Si mengatakan, proyek rehab dan pembangunan sekolah merupakan bagian komitmen dari pemerintahan Gus Barra dan dr Rizal, terutama kaitannya program 100 hari kerja.
Pihaknya juga memastikan bahwa akses dan fasilitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto bakal disediakan secara merata dan menyeluruh tanpa tebang pilih apalagi diskriminatif.
“Renovasi dan pembangunan fasiltas sekolah menjadi bagian strategis dari program 100 hari kerja Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati Mojokerto. Selain untuk pemerataan, hal ini juga dimaksudkan untuk menjaga kualitas pendidikan diwilayah Kabupaten Mojokerto,”tegasnya. (red)













