Example floating
Example floating
Laporan Utama

Megah Mendung Proyek SR Jombang (3): Waspada Rujak Tanpa Cingur

0
×

Megah Mendung Proyek SR Jombang (3): Waspada Rujak Tanpa Cingur

Sebarkan artikel ini
Wajib Ada Varian Cingur/Istimewa

JOMBANG   –   Siang panas cocok makan rujak. Bandrol seporsi rujak Rp 10 ribu. Tapi di warung lain ditarif Rp 20 ribu seporsi. Kok beda ya. Padahal sama-sama rujak dan sama-sama seporsi.

Rupanya, pembeda itu, karena tarif Rp 20 ribu ada varian cingur. Sedang Rp 10 ribu tidak ada. 2 tarif ini tidak akan tertukar, juga tidak bisa dibandingkan. Sebab, hukum pasar memang seputar rupo nggowo rego.

Itulah analogi terbentuknya harga satuan barang atau harga satuan pekerjaan dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Jadi jangan pernah bilang harga rujak pasti sama. Tapi tergantung komposisi varian yang dirujak, “celetuk seorang kawan.

Ia bertutur, bahwa dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, harga satuan barang dibentuk oleh beberapa komponen. Antara lain harga produk, ditambah pajak pertambahan nilai (PPN), ditambah keuntungan (maksimal 15 persen), serta ditambah biaya umum (overhead) maksimal 10 persen.

Sedang harga satuan pekerjaan (konstruksi) terdiri atas koefisien upah pekerja (kuli, tukang, kepala tukang, mandor), koefisien harga material, koefisien sewa peralatan, serta biaya umum dan keuntungan maksimal 15 persen.

Merujuk lampiran tabel A.2.e Permen PUPR 1/2022, sambungnya, semen yang dinyatakan lolos spesifikasi adalah semen dengan berat jenis 3,15 ton/m3. Semen tersebut, salah satunya adalah Semen Gresik.

Maka, tegasnya, jika pekerjaan beton pada proyek sekolah rakyat Jombang menggunakan semen selain yang ditentukan Permen PUPR Nomer 1 Tahun 2022, yang demikian itu dipastikan menyimpang dan terancam merugikan keuangan negara.

Sebab, terangnya, jika semen yang digunakan ternyata bukan Semen Gresik, maka harga satuan pekerjaan gedung (biasa disebut HSBGN: Harga Satuan Bangunan Gedung Negara) harusnya terjadi penyesuaian atau tepatnya terjadi penurunan harga. Padahal kontrak sudah diteken dan gak mungkin berubah.

Faktanya, di pasaran, harga Semen Gresik lebih mahal dibanding beberapa merk lain seperti semen Singa Merah, Semen Merdeka, Semenku, atau dinamix hijau. Selisih harga tembus Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per sak 40 Kg, atau rata-rata Rp 300 per kilogram.

Sekalipun semua semen berlabel SNI. “Jadi ibarat beli rujak, SNI itu adalah rujaknya, sedang berat jenis adalah cingurnya. Maka, jangan bilang harga rujak pasti sama, tapi lihatlah ada cingur atau tidak. Yang pasti, Permen PUPR hanya menghendaki rujak cingur, “simpul kawan sambil sruput kopi.

Pada proyek sekolah rakyat jombang, beberapa pekerjaan diketahui menggunakan semen ready mix dan beberapa menggunakan semen manual. Dari 2 tipe pekerjaan itu, berapa total kebutuhan semen?

Juga, benarkah semen yang digunakan sudah spek Permen PUPR atau mengantongi berat jenis 3,15 ton/m3? Berapa kerugian negara jika yang digunakan ternyata semen tidak spek? Ikuti terus laporan Koran-K.com. (din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *